Abstrak: The general goals of this
article is to present accessible discussion of theories of culture, especially
as those theories relate to positivism, interpretive and criticims. This article
explains further the difference between three paradigms. The use of the new
paradigm would enable the researcher to examine the relevant issue as civil
society. In the modern anthropological perspectives ( theory of practice ), can
offer a powerful conceptual tool to deconstruct the cultural essentialism
perpetuated by the state power and social groups, thereby making a significant
constribution to the development of civil society in Indonesia.
Abstrak: Tujuan umum dari artikel ini
adalah untuk menyajikan diskusi teori budaya yang mudah diakses, terutama
karena teori-teori tersebut berhubungan dengan positivisme, interpretif dan
kritik. Artikel ini menjelaskan lebih jauh perbedaan antara tiga paradigma. Penggunaan
paradigma baru ini memungkinkan peneliti untuk meneliti isu yang relevan
sebagai masyarakat sipil. Dalam perspektif antropologis modern (teori praktik),
dapat menawarkan alat konseptual yang ampuh untuk mendekonstruksi budayaisme
esensial yang diabadikan oleh kekuatan negara dan kelompok sosial, sehingga
memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan masyarakat sipil di
Indonesia.
Antropologi sebagai
suatu disiplin ilmu yang mengkaji masyarakat atau kelompok manusia dalam
berbagai wujud ekspresinya, kini mengalami fragmentasi teoritis yang sering
menimbulkan sikap yang tidak menentu jika dihadapkan pada persoalan bagaimana
gejala-gejala sosial-budaya dapat dianalisis dan diinterpretasi secara tepat
agar tidak dituduh bahwa yang dilakukan itu tidak tepat atau tidak lagi
mutakhir. Karena ketergantungan kita pada perkembangan teori yang dikemukakan
oleh kalangan ilmuwan antropologi Barat ( Amerika dan Eropa ), maka tidaklah
berlebihan untuk menguraikan secara garis besar bagaiaman dan disebabkan oleh
faktor-faktor apa saja keadaan masa kini bisa terjadi.
Kata Kunci: Antropologi, Sosial, Budaya
Kalian
bisa liat artikel aslinya di alamat website di bawah ini yaaa,
Jika
kalian ingin melihat artikel lainnya, kalian bisa ke website Repository UIN Jakarta, websitenya dibawah ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar