Abstrak: Relasi Antara
Muslim Dengan Non Muslim. sejarah tentang hubungan Nabi Muhammad dan
umat Islam dengan kaum Nashrani dan Yahudi.Nyata bahwa Islam mengakui
pluralitas agama dan tidak melakukan pemaksaan dalam berdakwah. Islam tidak
datang untuk menghabisi dan memusnahkan agama lain, melainkan agar para pemeluk
agama saling hidup damai berdampingan dan bekerja sama. Terlebih dalam masalah
interaksi sosial (mu'amalah) dan
pergaulan sehari-hari dengan orang kafir, Islam mengajarkan keluwesan dan sikap
saling menghargai.
“Jangan melakukannya di lobang tanah, yang
kemungkinan terdapat hewan hidup di dalamnya.” Demikian salah satu etika buang
air besar dan kecil, seperti yang diterangkan oleh al-Imam Abu Syuja' dalam
karyanya yang monumental, Ghayah al-Taqrib.
Kitab yang merupakan 'konsumsi wajib' para santri
di hampir seluruh pesantren di pulau Jawa, memiliki banyak kitab syarh atau
kitab yang menjadi penjelasnya dan yang mengomentarinya, seperti al-Iqna',
al-Tadzhib, dan Fath al-Qarib.Bahkan Fath al-Qarib sendiri
memiliki kitab syarhnya sendiri, seperti Hasyiyah al-Bajuri, Kifayah
al-Akhyar, dan Tausyikh.
Kata Kunci: Toleransi,
Agama, Islam
Kalian bisa liat artikel aslinya di alamat website di bawah ini
yaaa,
Jika kalian ingin melihat artikel lainnya, kalian bisa ke website e-Journal UIN Jakarta, websitenya dibawah ini
Sumber: http://journal.uinjkt.ac.id/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar