Minggu, 17 Desember 2017

Gaya Hidup Nasabah Dan Keputusan Penggunaan Kartu Kredit



Abstrak: Penelitian ini membahas tentang pengaruh gaya hidup achievers terhadap keputusan menggunakan kartu kredit pada nasabah pengguna kartu kredit Bank Mandiri cabang Pematangsiantar. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh antara gaya hidup achievers dengan keputusan menggunakan kartu kredit pada nasabah pengguna kartu kredit Bank Mandiri. Jumlah responden yang ditentukan sebanyak 100 responden. Prosedur pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan pada pengguna kartu kredit yang bertempat tinggal di kota Pematangsiantar. Regresi linier berganda digunakan sebagai teknik analisis. Hasil penelitian menujukkan bahwa variabel gaya hidup achievers mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan menggunakan kartu kredit. Dari hasil analisis regresi diketahui bahwa variabel activities dan opinion memiliki pengaruh lebih kuat dibandingkan interest terhadap keputusan menggunakan kartu kredit.

 Bank Mandiri merupakan bank terbaik, terdepan dan terpercaya di Indonesia. Jumlah pengguna kartu kredit Bank Mandiri terus meningkat. Jumlah pengguna kartu kredit Bank Mandiri terus meningkat. Sampai dengan tahun 2013, jumlah pengguna kratu kredit Bank Mandiri di Indonesia berjumlah 2,9 juta orang. (Melia dan Suprapti, 2014). Sumarto, dkk (2011) mengemukakan bahwa kartu kredit adalah alat pembayaran pengganti uang tunai, berbentuk kartu yang memberikan fasilitas kredit kepada pemiliknya, dimana saat jatuh tempo dapat dibayar dengan jumlah minimum dan sisanya dijadikan kredit. Pertumbuhan bisnis kartu kredit sangat pesat yaitu mulai banyaknya pasar swalayan dan juga toko-toko kecil yang mulai menerima kartu kredit sebagai alternatif alat pembayaran dibandingkan dengan uang tunai.

Dalam rangka mendorong masyarakat agar menggunakan instrumen non tunai (less cash society), pemerintah melalui BI secara resmi mencanangkan gerakan nasional non tunai (GNNT). Berbagai institusi pemerintah lainnya seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia juga turut mendukung tumbuhnya gerakan nasional non tunai. Keberadaan kartu kredit diketahui dengan baik oleh masyarakat. Untuk sebagian kalangan, kartu kredit bahkan mendukung gaya hidupnya dan dimanfaatkan pada hampir semua transaksi pembelian barang atau jasa. (Lestari, dkk, 2017).

Kata Kunci: Gaya Hidup Pengguna, Kartu Kredit, Regresi Linier Berganda


Kalian bisa liat artikel aslinya di alamat website di bawah ini yaaa,

Jika kalian ingin melihat artikel lainnya, kalian bisa ke website e-Journal UIN Jakarta, websitenya dibawah ini 

2 komentar: